Analisis Produktivitas, Nilai Tambah, dan Efisiensi Rantai Pasok Kelapa Sawit di Kalimantan Barat: Regresi Data Panel dan DEA
DOI:
https://doi.org/10.57059/formasi.v6i1.151Kata Kunci:
kelapa sawit, PDRB, regresi data panel, efisiensi teknis, DEAAbstrak
Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas strategis dalam perekonomian Kalimantan Barat, tetapi peningkatan luas areal belum selalu diikuti oleh perkembangan produksi dan produktivitas yang konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan kelapa sawit, keterkaitan luas lahan dan produktivitas dengan kinerja ekonomi sektor pertanian, efisiensi teknis pemanfaatan input, serta potensi nilai tambah pengolahan kelapa sawit di Kalimantan Barat selama 2020–2024. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel, Data Envelopment Analysis (DEA), dan estimasi nilai tambah pengolahan CPO. Hasil menunjukkan bahwa luas lahan berhubungan positif dan signifikan dengan PDRB sektor pertanian (? = 0,0067; p < 0,01), sedangkan produktivitas tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik (? = ?0,26; p = 0,98). Hasil DEA menunjukkan adanya disparitas efisiensi teknis antardaerah, dengan beberapa kabupaten/kota mencapai efisiensi penuh dan daerah lainnya masih mengalami inefisiensi dalam pemanfaatan input. Estimasi nilai tambah juga menunjukkan bahwa daerah dengan produksi kelapa sawit lebih tinggi memiliki potensi nilai tambah pengolahan yang lebih besar. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan kelapa sawit di Kalimantan Barat perlu diarahkan tidak hanya pada ekspansi areal, tetapi juga pada peningkatan efisiensi, produktivitas, dan kapasitas hilirisasi untuk memperkuat penciptaan nilai ekonomi di daerah.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Novi Nurdahniar, Rina Wati Sinaga, Lusiana Mentela Putri, Wirda Andani, Ahmadi, Dedi Wijayanto, Jodi Jhouranda Siregar

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

