Analisis Jalur Hubungan Indikator Pariwisata, PDRB, PAD, dan Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Barat, 2018-2025
DOI:
https://doi.org/10.57059/formasi.v6i1.147Kata Kunci:
analisis jalur, uji Sobel, Newey-West, tingkat penghunian kamar hotel, pertumbuhan ekonomiAbstrak
Sektor pariwisata memiliki peran strategis dalam mendorong aktivitas ekonomi wilayah serta memperluas kapasitas fiskal daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung indikator sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi melalui Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Provinsi Kalimantan Barat selama periode 2018–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan memanfaatkan data sekunder runtun waktu (time series) triwulanan dari triwulan I 2018 hingga triwulan IV 2025 ( ). Model penelitian menempatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ( ) dan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang ( ) sebagai variabel eksogen, PDRB Atas Dasar Harga Berlaku ( ) dan PAD ( ) sebagai variabel mediator, serta pertumbuhan ekonomi ( ) sebagai variabel endogen. Tahapan analisis meliputi standardisasi data (Z-score), estimasi analisis jalur pada tiga persamaan substruktural, pengujian asumsi klasik disertai koreksi robust standard error Newey-West ( ), serta pengujian efek mediasi menggunakan uji Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPK hotel berbintang berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap PAD ( ) dan terhadap pertumbuhan ekonomi ( ), sedangkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap PDRB, PAD, maupun pertumbuhan ekonomi ( ). Selanjutnya, hasil uji Sobel membuktikan bahwa baik PDRB maupun PAD belum berperan signifikan secara statistik dalam memediasi pengaruh indikator pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi ( ) akibat adanya disrupsi struktural selama masa pandemi COVID-19. Secara keseluruhan, TPK hotel berbintang memberikan kontribusi pengaruh total positif yang jauh lebih dominan terhadap pertumbuhan ekonomi ( ) dibandingkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ( ), yang menegaskan bahwa kinerja akomodasi perhotelan merupakan penggerak utama sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Anisa Shafarianti, Neva Satyahadewi, Shantika Martha

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

